3. Adaptasi Tingkah Laku
Adaptasi Tingkah Laku adalah cara penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungannya dalam bentuk tingkah laku.
Guruh atau geledek atau orang jawa biasa menyebutnya dengan geluduk adalah sebuah kata yang diperuntukkan untuk menggambarkan gelombang kejut suara yang terjadi akibat pemanasan dan pemuaian udara yang sangat cepat pada waktu dilalui oleh tangkapan kilat.
Awal mula kata komputer dipergunakan untuk memvisualisasikan orang yang mempunyai pekerjaan melakukan perhitungan aritmatika. Namun, sekarang ini komputer diartikan kepada sebuah perangkat mesin tersebut.
Gempa bumi adalah suatu guncangan/getaran yang terjadi di permukaan bumi yang diakibatkan oleh pelepasan energi dari dalam bumi secara tiba-tiba. Untuk menentukan besar kecilnya gempa digunakan alat pengukur yang disebut Seismometer.
Gerhana Matahari terjadi karena sinar Matahari yang menyinari Bumi tertutup oleh Bulan. Untuk urutannya sebagai berikut, Matahari – Bulan – Bumi. Oleh sebab itu, Bumi menjadi gelap karena sinar Matahari tertutup oleh Bulan. Meskipun Bulan lebih kecil ukurannya dari Bumi, namun Bulan dapat melindungi sinar Matahari sepenuhnya karena jarak Bulan ke Bumi rata-rata berjarak 384.400 kilometer, lebih dekat jika dibandingkan Matahari yang memiliki jarak kurang lebih 149.680.000 Kilometer.
Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting vital bagi kelangsungan dan perkembangan makhluk hidup di Bumi. Terjadinya hujan sangat dipengaruhi oleh konveksi di atmosfer bumi dan lautan.Konveksi adalah proses pemindahan panas oleh gerak massa suatu fluida dari suatu daerah ke daerah lainnya. Air-air yang terdiri dari air laut, air sungai, air limbah, dan sebagainya tersebut umumnya mengalami proses penguapan atau evaporasi akibat adanya bantuan dari panas sinar matahari.