Penyebab Terjadinya Guruh

Guruh atau geledek atau orang jawa biasa menyebutnya dengan geluduk adalah sebuah kata yang diperuntukkan untuk menggambarkan gelombang kejut suara yang terjadi akibat pemanasan dan pemuaian udara yang sangat cepat pada waktu dilalui oleh tangkapan kilat.

Sejarah Komputer dan Perkembangannya

Awal mula kata komputer dipergunakan untuk memvisualisasikan orang yang mempunyai pekerjaan melakukan perhitungan aritmatika. Namun, sekarang ini komputer diartikan kepada sebuah perangkat mesin tersebut.

Gempa Bumi

Gempa bumi adalah suatu guncangan/getaran yang terjadi di permukaan bumi yang diakibatkan oleh pelepasan energi dari dalam bumi secara tiba-tiba. Untuk menentukan besar kecilnya gempa digunakan alat pengukur yang disebut Seismometer.

Gerhana Matahari

Gerhana Matahari terjadi karena sinar Matahari yang menyinari Bumi tertutup oleh Bulan. Untuk urutannya sebagai berikut, Matahari – Bulan – Bumi. Oleh sebab itu, Bumi menjadi gelap karena sinar Matahari tertutup oleh Bulan. Meskipun Bulan lebih kecil ukurannya dari Bumi, namun Bulan dapat melindungi sinar Matahari sepenuhnya karena jarak Bulan ke Bumi rata-rata berjarak 384.400 kilometer, lebih dekat jika dibandingkan Matahari yang memiliki jarak kurang lebih 149.680.000 Kilometer.

Hujan

Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting vital bagi kelangsungan dan perkembangan makhluk hidup di Bumi. Terjadinya hujan sangat dipengaruhi oleh konveksi di atmosfer bumi dan lautan.Konveksi adalah proses pemindahan panas oleh gerak massa suatu fluida dari suatu daerah ke daerah lainnya. Air-air yang terdiri dari air laut, air sungai, air limbah, dan sebagainya tersebut umumnya mengalami proses penguapan atau evaporasi akibat adanya bantuan dari panas sinar matahari.

Terjemahan

Tampilkan postingan dengan label IPS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPS. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Desember 2013

Negara Berkembang dan Negara Maju

A. PENGERTIAN NEGARA BERKEMBANG

Negara berkembang adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan dan mengkategorikan negara-negara di dunia yang memiliki standar hidup relatif rendah, sektor industri yang kurang berkembang, skor Indeks Pembangunan Manusia atau Human Development Index (HDI) berada pada tingkat menengah ke bawah, serta rendahnya pendapatan perkapita. Negara yang dikategorikan sebagai negara berkembang adalah negara yang belum mencapai tingkat negara maju, tetapi bukan negara gagal (failed state). Dengan kata lain, negara berkembang berada di antara negara maju (tingkat teratas) dengan negara gagal (tingkat terendah).

Negara berkembang yang memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi yang lebih maju dibandingkan negara lain yang setingkat, tetapi belum mencapai tingkat negara maju disebut negara industri baru (newly industrialized country/NICs). Dengan kata lain, negara industri baru sedang berkembang mencapai tingkat negara maju tetapi belum cukup untuk disebut sebagai negara maju. Negara-negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi relatif stabil dalam jangka waktu lama, juga dapat digolongkan sebagai negara industri baru.

Beberapa negara yang masuk kategori negara industri baru, antara lain ; Argentina, Brasil, Meksiko, China (termasuk Taiwan dan Hongkong), Singapura, Korea Selatan, Yunani, Spanyol, dan Portugal.

Sebagian besar negara di dunia, yakni sekitar 76% dikategorikan sebagai negara berkembang. Negara-negara tersebut adalah sebagian besar negara di Afrika, Amerika Tengah, dan sebagian negara di Laut Karibia. Termasuk juga negara-negara Arab, serta sebagian besar negara Asia Tenggara.

Di luar kategori negara berkembang dan negara maju, ada beberapa negara yang dikelompokkan sebagai negara gagal (failed state). Negara-negara ini
masih menghadapi perang sipil serta memiliki penguasa yang otoriter. Misalnya, Afghanistan, Haiti, Somalia, Myanmar, Irak, dan Korea Utara.
Menurut data The World Bank, yang termasuk negara sedang berkembang (digolongkan menurut wilayahnya) adalah sebagai berikut :

1. Negara-negara di AFRIKA


1. Angola19. Mali
2. Benin20. Malawi
3. Botswana21. Mauritius
4. Burkina Faso22. Marocco
5. Burundi23. Mouzambique
6. Kamerun24. Namibia
7. Chad25. Nigeria
8. Pantai Gading26. Rwanda
9. Kongo27. Senegal
10. Djibouti28. Sierra Leone
11. Mesir29. Somalia
12. Ethiopia30. Afrika Selatan
13. Gabon31. Sudan
14. Ghana32. Tanzania
15. Kenya33. Togo
16. Lesotho34. Tunisia
17. Liberia35. Uganda
18. Libya36. Zimbabwe

2. Negara-negara di AMERIKA UTARA, TENGAH, dan KARIBIA

1. Bahamas8. Haiti
2. Barbados9. Honduras
3. Costa Rica10. Jamaica
4. Cuba11. Nicaragua
5. Rep. Dominika12. Panama
6. El Salvador13. Trinidad Tobago
7. Guatemala

3. Negara-negara di AMERIKA SELATAN

1. Bolivia6. Peru
2. Colombia7. Suriname
3. Chile8. Uruguay
4. Equador9. Venezuela
5. Paraguay10. Guyana

4. Negara-negara di ASIA

1. Afghanistan16. Mongolia
2. Bahrain17. Nepal
3. Bangladesh18. Korea Utara
4. Brunei19. Oman
5. Burma20. Pakistan
6. cambodia21. Filipina
7. India22. Qatar
8. Indonesia23. Saudi Arabia
9. Iran24. Sri Lanka
10. Iraq25. Syria
11. Jordania26. Thailand
12. Kuwait27. Timor Leste
13. Laos28. UAE
14. Lebanon29. Vietnam
15. Malaysia30. Yaman

5. Negara-negara di OSEANIA

1. Samoa6. Kep. Marshal
2. Pulau chrismast7. Micronesia
3. Fiji8. Nauru
4. Polynesia9. Kep. Mariana
5. Guam10. Papua New Guiena

Negara-negara berkembang terus menghadapi tantangan untuk bertumbuh menjadi negara maju, atau mengalami kemunduran dan menjadi negara gagal.
Beberapa ciri utama negara berkembang dapat diberikan di bawah ini :
  1. Sebagian besar penduduk (>70%) bekerja di sektor pertanian.
  2. Industrinya biasanya berlatarbelakang agraris, terutama memanfaatkan hasil kehutanan, pertanian, dan perikanan (industri sektor pertama dan sektor kedua).
  3. Tenaga pertanian masih mengandalkan tenaga kerja manusia.
  4. Luas lahan garapan relatif sempit dengan teknologi yang sederhana sehingga hasilnya tidak maksimal.
  5. Pendapatan per kapita rendah.
  6. Angka kelahiran dan kematian masih tinggi.
  7. Tingginya angka pengangguran karena besarnya jumlah penduduk dan terbatasnya lapangan pekerjaan.
  8. Pendidikan formal tersebar secara tidak merata dengan kualitas yang buruk.
  9. Kelebihan jumlah penduduk yang menyebabkan tidak terjangkau atau tidak meratanya pelayanan sosial.
  10. Kedudukan dan peran wanita sangat terbatas dan cenderung dipandang sebagai kelas dua.

B. PENGERTIAN NEGARA MAJU

Istilah negara maju (developed country atau advanced country) dipakai untuk mengelompokkan negara-negara yang berkembang dan maju secara ekonomi, di mana sektor industri ketiga dan sektor industri keempat mendominasi.

Untuk diketahui, sektor industri pertama dalam kegiatan ekonomi meliputi kegiatan atau usaha mengubah sumber daya alam menjadi barang setengah jadi untuk industri. Kegiatan ekonomi pada level ini umumnya meliputi sektor pertanian, agribisnis, kehutanan, dan pertambangan.

Sektor industri kedua dalam kegiatan ekonomi meliputi kegiatan atau usaha mengolah barang setengah jadi yang dihasilkan pada kegiatan industri pertama untuk diolah lebih lanjut dan menghasilkan barang siap pakai. Termasuk dalam sektor ini adalah kegiatan manufaktur dan konstruksi.

Sektor industri ketiga lebih dikenal sebagai sektor jasa (industri jasa). Sektor ini umumnya meliputi kegiatan distribusi barang dan jasa (yang dihasilkan pada sektor industri kedua) kepada konsumen. Kegiatan ekonomi yang dominan dalam sektor industri ketiga antara lain transportasi barang dan jasa, distribusi, penjualan partai besar, bisnis hiburan, restoran, pariwisata, dan sebagainya.

Sementara itu, sektor industri keempat merupakan kelanjutan dari kegiatan sektor industri ketiga. Kegiatan industri pada level ini umumnya berhubungan dengan bisnis jasa (service) yang bersifat intelektual. Misalnya, bisnis informasi dan komunikasi, konsultasi, pendidikan, penelitian dan pengembangan, kesehatan, kultur, dan sebagainya.

Kegiatan ekonomi di negara maju yang didominasi oleh industri tingkat ketiga dan keempat itu akan memberikan pendapatan (income) yang tinggi. Penghasilan atau pendapatan yang tinggi tentu menentukan tingginya pendapatan perkapita (GNP perkapita), maupun tingginya Indeks Pertumbuhan Manusia (HDI). Dengan kata lain, industri tingkat ketiga dan keempat yang dimiliki negara maju memosisikannya pada tingkat negara dengan pendapatan perkapita dan HDI yang tinggi.

Selain kata “negara maju” (developed country atau advanced country), orang juga menggunakan kata negara industri (industrialized country), negara yang lebih maju (More Developed Country/MDC), negara yang lebih maju secara ekonomi (More economically Developed Country/MEDC), negara-negara utara (Global North Country), dan negara pasca industri (post industrial country).

Negara-negara yang termasuk kategori maju antara lain Jepang (Asia), Kanada dan Amerika Serikat (Amerika Utara), Australia dan Selandia Baru (Oseania), serta mayoritas negara-negara di Eropa Utara (seperti Denmark, Inggris, dan Swedia) dan Eropa Barat (seperti Jerman, Prancis, Belanda, dan lain-lain).

Sementara itu, dalam statistik perdagangan internasional, Israel dan kelompok negara industri baru di kawasan Asia (Singapura, Hong Kong, Korea Selatan, dan Taiwan) ternyata juga diposisikan sebagai negara maju.

Beberapa ciri utama negara maju dapat diberikan di bawah ini :
  1. Tingkat pertumbuhan penduduk relatif lebih rendah.
  2. Persebaran penduduk di daerah perkotaan jauh lebih tinggi daripada di daerah pedesaan.
  3. Angka kelahiran sudah dapat dikontrol sehingga pertumbuhan penduduknya relatif rendah.
  4. Angka buta hurufnya sangat rendah.
  5. Pendapatan per kapitanya sangat tinggi.
  6. Kualitas standar hidup penduduknya sangat tinggi karena tingginya pendapatan per kapita.
  7. Pelayanan kesehatan penduduknya terjamin sehingga angka harapan hidup tinggi.
  8. Tingkat kemiskinannya sangat rendah.
  9. Kualitas pendidikannya sangat bagus.
  10. Kegiatan utama penduduknya di bidang nonpertanian, terutama sektor industi ketiga dan keempat.

Selasa, 24 Desember 2013

Pendudukan Jepang dan Pengaruhnya bagi Indonesia

Setelah berhasil menduduki Indonesia, Jepang melaksanakan 2 misi penting di Indonesia, yaitu:

1) Menghapuskan segala hal yang berbau dan berhubungan dengan Belnda dan Barat, melalui cara antara lain :
a. Melarang penggunaan bahasa Belanda dan kebudayaan Barat.
b. Memusnahkan buku-buku Barat
c. Mangizinkan penggunaan bahasa Indonesia dan diajarkan di sekolah-sekolah.
d. Mengizinkan pengibaran bendera merah putih dan menyanyikan lagu Indonesia Raya

2) Memobilitasi rakyat Indonesia untuk membantu Jepang dalam perang Asia Pasifik, dengan cara :
a. Membentuk organisasi-organisasi politik a.l :
1. Gerakan tiga A yang dipimpin oleh Mr. Syamsudin

2. PUTERA ( 16 April 1943 )

3. Jawa Hokokai
b. Membentuk badan-badan militer, seperti Heiho dan Peta.

c. Membentuk badan-badan semi militer, contohnya Keibodan, Seinendan, Fujinkai dan Syuisinentai.

d. Pengerahan tenaga manusia.
Semasa pendudukannya, Jepang membagi wilayah Indonesia menjadi 3 wilayah yang dipimpin oleh pemerintahan militer :

1. Wilayah I, meliputi Jawa dan Madura diperintah oleh tentara ke 16 Angkatan Darat ( Rikugun ) yang berpusat di Jakarta.

2. Wilayah II, yang meliputi Sumatra dan Bukittinggi diperintah entara ke 25 Angkatan Darat yang berpusat di Bukit Tinggi.

3. Wilayah II, meliputi Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Bali, Nusantengara yang diperintah oleh tentara selatan ke 2 Angkatan Laut (kaigun ) yang berpusat di Makassar.

C. Cara-cara yang dilakukan Jepang untuk mengeksploitasi kekayaan dan tenaga kerja Indonesia
Masa pendudukan Jepang lebih kejam, menyakitkan dan menyengsarakan rakyat Indonesia dibanding masa penjajahan Belanda. Jepang berusaha mengeksploitasi (melakukan pemerasan) terahadap kekayaan alam, ekonomi dan tenaga kerja Indonesia.
  •   Cara yang dilakukan Jepang untuk memeras ekonomi dan kekayaan alam Indonesia, antara lain melalui :
1. Memusnahkan beberapa jenis perkebunan yang menurut Jepang tidak berguna dan diganti dengan tanaman bahan makanan

2. Jepang tidak memberikan bimbingan dan penyuluhan pertanian secara modern, akibatnya banyak penebangan liar yang merusak hutan itu sendiri.

3. Rakyat dibebani dengan menanam pohon jarak yang digunakan untuk minyak pelumas senjata dan mesin pesawat.

4. Jepang melakukan monopoli terutama beras dan garam

5. 60 % dari hasil pertanian milik rakyat harus disetorkan kepada Jepang, 30 % untuk bibit, rakyat hanya diperbolehkan memiliki 10 % bahkan seringkali semuanya dirampas.
Akibat tindakan Jepang ini menimbulkan kesengsaraan, bencana alam. kekurangan sandang pangan, penyakit dan kematian.
  •   Cara yang dilakukan Jepang untuk memeras tenaga kerja bangsa Indonesia, antara lain melalui :
a. Pengerahan tenaga kerja secara paksa tanpa di bayar yang disebut Romusha

b. Pembentukan Kinrohosi, kinrohosi adalah kerja paksa atau wajib tanpa upah bagi tokoh masyarakat seperti para pamong desa dan kepala desa.

c. Pengerahan pemuda Indonesia dengan membentuk BPAR ( Barisan Pemuda Asia Raya ) pada tanggal 11 Juni 1942

d. Pembentukan organisasi-organisasi semi militer antara lain:
1. Keibodan (barisan pembantu polisi ) dibentuk pada tanggal 29 April 1943 yang anggotanya terdiri atas laki-laki berusia 23-25 tahun

2. Seinendan ( barisan pemuda ) dibentuk tanggal 9 Maret 1943, anggotanya terdiri pemuda berusia 14-22 tahun

3. Fujinkai, organisasi perhimpunan wanita yang berusia 15 tahun ke atas dibentuk pada bulan Agustus 1943.

4. Seinentai dan Gakutotai adalah organisasi anak-anak sekolah dasar dan menengah

5. Syuisintai, barisan pelopor yang dibentuk pada tanggal 14 September 1944 yang dibimbing langsung oleh tokoh-tokoh nasionalis Indonesia seperti Ir Sukarno, Otto Iskandardinata, RP Suroso, dr Buntaran Martoatmojo.

e. Pembentukan organisasi-organisasi militer antara lain :
1. Heiho ( Pembantu tentara Jepang ), dibentuk pada bulan April 1943 yang merupakan bagian dari tentara Jepang

2. PETA (Pembela Tanah Air) didirikan pada tanggal 3 Oktober 1943, merupakan tentara Indonesia yang dipimpin oleh orang Indonesia dan mendapat pendidikan militer dari orang jepang.

f. Pembentukan Organisasi-organisasi politik, seperti :

1. Gerakan 3A, dibentuk pada bulan Maret 1942 bertujuan untuk propaganda membantu Jepang dalam Perang Asia Timur Raya (PD II ), Gerakan ini dipimpin oleh Mr.Samsudin dan Shimizu, dengan semboyan 3 A ;Nipon cahaya Asia, Nipon pelindung Asia, Nipon pemimpin Asia

2. Pembentukan PUTERA ( Pusat Tenaga rakyat) pada tanggal 16 April 1943. Para tokoh pemimpin putra terkenal dengan sebutan “empat serangkai” yang terdiri atas Ir.Sukarno,Drs.Moh Hatta,KH.Mas Mansyur dan Ki Hajar Dewantara. Tujuan Jepang membentuk PUTERA adalah untuk membujuk semua kekuatan rakyat Indonesia agar bersatu padu membentu Jepang. Akan tetapi tokoh-tokoh nasionalisme Indonesia berhasil membelokan tujuan tersebut melalui teknok kooperasi untuk mencapai Indonesia Merdeka.

3. Pembentukan Cuo Sangi In ( badan Pertimbangan Pusat).
Kegagalan Jepang menggerakan rakyat Indonesia melalui Gerakan 3 A dan PUTERA untuk mendukung Jepang menghadapi sekutu dalam PD II, menyebabkan Jepang membentuk Cuo Sangi In atas usul Perdana Mentri Jendral Tojo. Badan ini dibentuk pada tanggal 5 September 1943 dan bertujuan :
a. mengajukan usul kapada pemerintah Jepang prihal politik
b. menentukan tindakan yang akan dilakukan oleh pemerintahan militer Jepang

4. Pembentukan Jawa Hokokai ( Himpunan Kebaktian Jawa), dibentuk tanggal 1 Maret 1944 yang anggotanya terdiri atas pemuda yang berusia 14 tahun ke atas. Bertugas mengerahkan rakyat Indonesia untuk mengumpulkan padi, permata dan besi tua untuk kepentingan perang Jepang.

D. Perlawanan rakyat Indonesia pada Masa Pendudukan Jepang.
Beberapa bentuk perjuangan dan perlawanan rakyat Indonesia masa pendudukan Jepang untuk mewujudkan cita-cita Indonesia merdeka, antara lain dilakukan dengan cara :

1) Perjuangan terbuka melalui organisasi-organisasi bentukan Jepang.

2) Gerakan bawah tanah, perjuangan yang dilakukan secara tertutup dan sembunyi-sembunyi.

3) Perjuangan dengan perlawanan bersenjata (pemberontakan) diantaranya :
a. Perlawanan rakyat Biak di papua tahun 1943
b. Perlawanan rakyat Aceh di daerah Cot Plieng pada 10 Nopember tahun 1942, dipimpin oleh Tengku Abdul Jalil
c. Perlawanan rakyat Singaparna (Tasikmalaya) dipimpin KH.Zaenal Mustafa pada tanggal 23 Pebruari 1944
d. Perlawanan rakyat Indramayu April 1944
e. Perlawanan rakyat Pontianak tahun 1944
f. Perlawanan PETA di Blitar dipimpin oleh Supriadi pada tanggal 14 Pebruari 1945, dan Pemberontkan PETA di Cilacap dipimpin oleh Khusaeri

Bentuk-Bentuk Perlawanan Rakyat dan Pergerakan Kebangsaan Indonesia di Berbagai Daerah pada Masa Penjajahan Jepang

A. Perlawanan dengan Senjata
1. Perlawanan di Aceh
Dipimpin oleh Tengku Abdul Jalil.
Serangan pertama,10 November 1942, Jepang menyerang dan berhasil dipukul mundur.
Serangan kedua, Jepang gagal.
Serangan ketiga, Jepang berhasil membakar masjid.
Tengku Abdul Jalil berhasil ditembak Jepang ketika sedang sholat.

2. Perlawanan di Tasikmalaya
Dipimpin K. H. Zainal Mustafa.
Sebab perlawanan karena K. H. Zainal Mustafa menolak melakukan seikeirei (penghormatan kepada Kaisar Jepang dengan membungkuk).
25 Februari, Jepang menyerang Sukamanah.
K. H. Zainal Mustafa ditangkap dan dipenjara di Jakarta.
Dihukum mati pada 25 Oktober 1944, dimakamkan di TMP di Jakarta, kemudian dipindah ke Singaparna, Tasikmalaya, Jabar.

3. Perlawanan di Indramayu dan Aceh
Juli 1944, di Indramayu, diikuti rakyat Lohbener dan Sindang.
November 1944, di Aceh dipimpin Teuku Hamid.

4. Perlawanan Tentara PETA di Blitar
14 Februari 1945.
Dipimpin Soepriyadi, seorang codanco PETA.
Tokoh yang berhasil ditangkap dan diadili adalah dr. Ismangil, Muradi, Suparyono, Halir Mangkudidjaja, Soenanto, dan Soedarmo.

B. Pergerakan-Pergerakan
1. Kooperasi (kerja sama)
16 April 1943 didirikan PUTERA (Pusat Tenaga Rakyat).
Pemimpinnya, Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, K. H. Mas Mansjur, dan Ki Hadjar Dewantara (empat serangkai).

Tujuan, membujuk semua kekuatan rakyat agar bersatu untuk membantu Jepang.
Kenyataan, PUTERA digunakan para pemimpinnya untuk membela kepentingan rakyat.
Maret 1944 dibubarkan, lalu membentuk Jawa Hokokai (Gerakan Kebaktian Jawa).
berkewajiban mngerahkan dana dan daya untuk kepentingan Jepang, tetai dimanfaatkan untuk membangkitkan persatuan dan kesatuan rakyat.

2. Gerakan Bawah Tanah
Gerakan rahasia yang dilakukan oleh pihak Indonesia.
Kegiatannya dilakukan secara diam-diam dan sembunyi-sembunyi bertujuan untuk menghimpun kekuatan rakyat.

Dilakukan setelah partai-partai dibubarkan Jepang.
Tokoh pergerakan nasional yang melakukan gerakan ini adalah Sutan Sjahrir.
PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAA.

Perang Dunia 1

Perang. Sebuah istilah yang ditakuti oleh umat manusia sejak zaman dahulu kala. Perang senantiasa meninggalkan kesan yang membekas. Tentu saja kesan yang menyakitkan, baik bagi pihak ‘yang menang’ maupun bagi pihak ‘yang kalah’. Hati nurani seseorang yang sangat manusiawi pasti tidak tega menghabisi nyawa orang lain. Coba tanyakan kepada pilot pembawa ‘little boy’ dan ‘fat man’. Apa yang mereka lakukan terhadap Nagasaki dan Hiroshima, hampir 66 tahun yang lalu, adalah sebuah dilemma. Dalam hati para pilot tersebut menangis, bahwasanya tindakan yang mereka lakukan akan memusnahkan ribuan orang di bawah sana.

Menurut kesepakatan sejarah, perang besar pada era modern ini telah terjadi dua kali, yakni pada periode 1914-1918 dan periode 1939-1945. Dalam kesempatan ini saya akan berbagi mengenai peristiwa-peristiwa yang dianggap penting oleh sejarawan yang terjadi selama Perang Dunia I (1914-1918).

A. PERANG DUNIA I

a.Latar belakang Perang Dunia I
Adanya kemajuan di bidang industri (revolusi Industri ) sehingga bangsa-bangsa di Eropa mencari daerah-daerah baru untuk dijadikan sebagai sumber bahan baku industri, tempat penanaman modal dan daerah pemasaran.
b.Sebab-sebab Perang Dunia I
1. Sebab Umum
  •    Pertentangan antar negara-negara di Eropa, antara lain :
• Perancis dengan Jerman, balas dendam atas kekalahan Perancis dalam perang Jerman Perancis tahun 1870-1871
• Inggris dengan Jerman, bersaing untuk mendapatkan daerah jajahan contohnya di Afrika
• Rusia dengan Jerman, Jerman menentang Politik Air Hangat yang dijalankan oleh Rusia
• Rusia-Austro Hongaria, perebutan pengaruh di daerah Balkan
• Rusia dengan Turki, melalui politik Air hangatnya Rusia bermaksud merebut pelabuhan wilayah kekuasaan Turki yang dapat dibuka setiap tahun.
  •   Terbentuknya persekutuan-persekutuan militer yaitu Triple Allrantie dan Triple Etente
• Triple Allrantie (1882 ) terdiri atas Jerman, Austro Hongaria dan Italia, kelompok ini disebut kelompok sentral.
• Triple Etente ( 1907 ) terdiri atas Inggris, Perancis dan Rusia, disebut blok sekutu.
  •   Adanya Perlombaan senjata
  •   Perebutan daerah Balkan.

2. Sebab khusus
Terbunuhnya putra Mahkota Austria – Hongaria Franz Ferdinand oleh Gavrilo Princip seorang Serbia di Sarajefo Ibu Kota Bosnia Herzegovina. Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 28 Januari 1914. Terbunuhnya putra mahkota tersebut menyebabkan Austria-Hongaria menyatakan perang.

c.Pihak-pihak yang terlibat dalam Perang Dunia I
Inggris, Perancis, Jerman, Rusia, Amerika Serikat, Belgia, Rumania, Yunani, Serbia, Portugis, Turki Bulgaria, Jepang, Austro-Hongaria.
d.Kronologis jalannya Perang Dunia I
  • Perang meletus pada tanggal 28 Juli 1914 setelah Austria- Hongaria menyatakan perang dengan Serbia, kemudian Russia menyatakan perang dengan Austria.
  • Tanggal 1 Agustus 1914, Jerman menyatakan perang dengan Rusia, menyusul Perancis dan Inggris menyerang Jerman
  • Tahun 1915 Italia bergabung dengan sekutu melawan Jerman, tahun 1917 Amerika juga bergabung dengan sekutu melawan Jerman dan Austria Hongaria.
  • Perang Dunia Pertama berlangsung di 4 front atau medan :
a) Front Barat, Jerman melawan Perancis, Inggris dan Belgia. Perancis mengalami kemenangan karena dibantu oleh tentara Amerika Serikat.

b) Front Timur, Jerman menyerang Rusia,

c) Front/pertempuran laut, Jerman mengumumkan perang kapal selam tak terbatas dengan kelompok negara sekutu, sehingga terjadilah pertempuran di laut dekat Denmark, Jerman melawan Inggris dan Amerika Serikat.

d) Front Selatan , Jerman dengan Italia, dengan dibantu oleh tentara Turki Jerman
menyerang Serbia dan Rusia.
  •  Akhirnya pihak sentral ( Jerman) terdesak dan mengalami kekalahan yang disebabkan oleh : timbulnya bahaya kelaparan tentara Jerman, timbulnya pergolakan di dalam negeri negara-negara sentral, misalnya Jerman Austria-Hongaria terjadi perebutan kekuasaan di negaranya.
  •  Pada tahun 1918 Jerman menyatakan menyerah, perang dunia I berakhir dengan kekalahan di pihak Sentral yang ditandai dengan ditandatanganinya perjanjian Versailles atara pihak Jerman dengan Sekutu ( Inggris, Perancis, Amerika Serikat dan Italia ) pada tanggal 28 Juni 1919.
e.Akibat Perang Dunia I
  •   Di bidang Politik
1. Beberapa kerajaan besar berubah menjadi negara republik, contonya : Rusia, Turki, Austria-Hongaria
2. Lahirnya negara-negara baru seperti Polandia, Cekoslowakia, Yugoslavia dan Hongaria.
3. Munculnya paham-paham baru, seperti komunisme, fasisme dan naziisme.
  •   Di Bidang Ekonomi
1. Timbulnya krisis ekonomi dunia yang dikenal dengan krisis Malaise
2. Munculnya sistem ekonomi baru misalnya korporasi dan etatisme
  •   Bidang Sosial
1. Timbulnya pertentangan kelas antara majikan dan buruh
2. Kaum wanita mendapat tempat yang sama dengan kaum pria
3. Kesengsaraan dan penderitaan
4. Berdirinya Liga Bangsa-Bangsa (LBB), 20 April 1919 yang diprakarsai oleh presiden Amerika Serikat Woodrow Wilson, tujuan utama organisasi LBB adalah mencegah terulangnya perang dunia. LBB mulai berkerja tahun 1920 dan berkedudukan di Jenewa Swiss.

f.Pengaruh Perang Dunia I terhadap Kehidupan politik di Indonesia
1. Belanda menjadi lebih longgar dalam mengendalikan keadaan politik di Indonesia
2. Berkembangnya organisasi-organisasi pergerakan nasional yang cenderung radikall dan bersikap non kooperasi ( tidak mau bekerjasama dengan Belanda)
3. Dibentuknya Volksraad ( dewan rakyat) oleh Belanda pada tanggal 18 Mei 1918, yang berfungsi sebagai parlemen yang mengembangkan kebebasan dan mendorong kearah penentuan nasib dan pemerintahan sendiri, Namun pada kenyataannya Volksraad ini tidak memiliki kekuatan, hal ini menimbulkan kekecewaan rakyat dan para tokoh nasional Indonesia